Welcome to Soffy Aprili Sofyandi's blog

Selasa, 06 Februari 2018

Semu

Aku berjalan
Terus berjalan
Menuju titik terang
Diantara kegelapan yang semu

Lalu aku terhenti
Dan terjatuh
Di lautan senja
Hingga senja itu menenggelamkan aku

Menenggelamkan segala pikiranku
Sampai pada sebuah titik
Tapi bukan terang justru makin semu
Semakin semu dan semakin semu
Membunuhku secara perlahan

Perlahan namun pasti
Membuat aku semakin terngiang

Jika surga dan negara tidak di gambarkan
Dengan sebegitu indah dan sebegitu seramnya
Akankah manusia terus menyebut tuhan?
Akankah manusia terus beribadah

Atas nama atheist tak sedikit orang berlindung
Berlindung namun justru ini yang menyakiti mereka
Membohongi diri sendiri hingga membangun tembok pertahanan
Atas nama atheistme

Sabtu, 01 April 2017

Gerimis

Rintik hujan membasahi jalan hari ini
Terjatuh bersama kenangan
Aku terdiam melihat tetes demi tetes

Gerimis datang
Datang tanpa di temanin sang kelabu
Kau sendiri
Apa menyendiri?

Gerimis tak menjawab
Dengan tegar ia terus membasahi jalanan ini
Terus menerus sampai semua jalan terbasahi

Aku hanya diam
Melihat gerimis tak menjawab

Gerimis selalu tenang
Ia tenang walau sendiri
Lalu
Ia bahagia saat kelabu menemaninya
Namun
Kembali tegar saat tak bersama kelabu

Gerimis kau hebat
Kau tenang
Kau tegar
Walau aku tau
Tetesan air mata mewakili kesedihanmu

Percayalah
Gerimis
Tetesan air matamu kini
Akan tergantikan oleh kebahagiaan
Suatu saat nanti

Sendu

Matamu yang sendu
Menorehkan rindu
Aku rela kau torehkan rindu
Asalkan jangan menjadi pilu

Pilu menjadi luka
Luka tak berbekas
Tapi tetap saja luka
Walau seperkas

Wahai senduku
Bisa apa aku tanpamu

Suaramu
Lalu apa lagi
Semu
Lalu apa lagi
Duniaku
Lalu apa lagi
Suaramu itu semu tapi ada duniaku

Wahai rindu
Jangan kau siksa aku

Wahai rindu
Biarkan aku menahan semua
Dalam doaku
Ku curahkan semua

Toh aku hanya
Hanya mampu berdoa
Berdoa untuk kita

Rabu, 29 Maret 2017

Windu

Aku adalah pengagummu
Dari ujung rambuh hingga ujung kaki
Menunggu adalah tugas wanita
Ditunggu adalah tugas lelaki

Akan ada saatnya
Lelahku menjadi indah
Mengapa?
Saat ku tertidur disampingku adalah hal terindah
Dengan lembut aku mengelus pipimu yang letih sisa hari kemarin
Aku tak munafik
Mungkin aku beribu kali lebih letih di bandingkan kamu
Ah tak apa
Memang aku harusnya begini

Aku tak dapat berjanji
Karena kecil apapun janji ia sakral
Itu bagiku arti sebuah janji

Aku rela menunggumu selama sewindu
Sewindu menunggumu
Takan masalah untukku
Bersama dengan doaku
Aku akan belajar kuat untukmu
Kuat menjadi penopangmu
Penopangmu di kerapuhanmu

Senin, 27 Maret 2017

Rindu

Matamu yang sendu
Menorehkan rindu
Aku rela kau torehkan rindu
Asalkan jangan menjadi pilu

Pilu menjadi luka
Luka tak berbekas
Tapi tetap saja luka
Walau seperkas

Wahai senduku
Bisa apa aku tanpamu

Suaramu
Lalu apa lagi
Semu
Lalu apa lagi
Duniaku
Lalu apa lagi
Suaramu itu semu tapi ada duniaku

Wahai rindu
Jangan kau siksa aku

Wahai rindu
Biarkan aku menahan semua
Dalam doaku
Ku curahkan semua

Toh aku hanya
Hanya mampu berdoa
Berdoa untuk kita

Jumat, 17 Februari 2017

Untukmu yang hanya aku dan tuhan yang tahu

Untukmu

Untukmu yang tak pernah ku inginkan
Seharusnya kau tak pernah datang
Dan kau tak perlu datang

Tak perlu kau menebar rindu
Rindu datang bukan untuk menyakiti
Rindu bukan hadir untuk menusuk
Rindu tak hadir untuk menghujat

Rindu hadir untuk keindahan
Keindahan yang sederhana
Bahkan sederhananya melebihi hembusan angin
Hembusan angin yang selalu datang
Datang di waktu yang kau inginkan

Rindu hadir untuk kebahagiaan
Kebahagiaan yang datang membawa senyuman
Seperti mentari yang selalu datang untuk pagi dan siang hari
Seperti bulan yang tak pernah absen menemani sang malam dan sang rembulan

Jika hanya luka yang dapat kau tebar
Tebar saja di manapun kau mau
Tebar di mana kau bisa bahagia

Rindu bukan permainan
Dimana ada yang menang dan ada yang kalah
Rindu itu tentang kita
Bukan tentangmu
Dan bukan tentangku

Semua pasti punya alasan
Kecuali rindu

Jika kau datang untuk menghujam jantung
Kemudian pergi membawa pisau belatimu
Pisau belati yang penuh luka yang tak tersembuhkan
Tak usah datang
Dan ku tak pernah memintamu datang

Jika kau datang hanya untuk sementara
Tak apa
Karena ku sudah biasa

Jika kau datang untuk kita
Ku ulurkan tanganku
Ku ulurkan untuk meraihmu

Sabtu, 30 Juli 2016

Walau gagal, tapi ingin terus meraih

Cahaya di balik kegelapan

Saat itu
Langit tak secerah biasanya
Cahyanya hilang di telan lembayu
Apa
Lembayu itu menghapus sesuatu

Seketika gelap menerpa
Hari itu
Air mata tak henti ku rintihkan untuknya
Mimpi yang telahlama diimpikan olehku

Dunia tergoncang terasa
Rasanya hidup terlah berakhir dimataku
Disaat yang lain bahagia
Air mata tak henti menetes dari benakku

Tak seharusnya
Tak semetinya keadaanku begini
Aku tak mampu bangkit dari sana
Seketika runtuhkan tembok terbagungkan begitu

Mereka
Ya mereka yang berdoa tak hentinya untukku
Melantunkan semangat tak kenal lelah dan henti begitu saja

Ku ingat impian itu masih bisa ku wujudkan untuk mereka
Untuk mereka yang selalu di sampingku walau
Tak ku pedulikan kalian saat ku
Terjatuh kejurang kegelapan sebuah harapnya
Tak semestinya aku
Aku mengharap keselain kau
Ya robb maafkan aku yang hanya
Mengharap ke selaimu

Kan ku jemput mimpiku
Bersama doa mereka
Dan keridhaan rabbku

Puisi itu bisa di bilang mengambarkan apa yang terjadi sama gue belakangan ini semua berawal dari pengumuman SNMPTN waktu itu, di kelas Akselerasi bersama Arin, Arul, Dita, juga Septi masih teringat jelas sejelas mentari yang jelasterbit setiap harinya
Arin, Arul, Dita, dan Septi failed. Dan 5 orang anak akselerasi lainnya yang pasti menyangka mereka akan lulus semua, hanya Raisa yang waktu itu lulus di IPB

Masih teringat aku yang lari ke ruang IT karena lupa nomer pendaftaran, berusaha tidak ingin membuka pengumuman itu karena yaa "I know is imposibble" karena sebelum pengumuman ini pun aku sudah ngebut belajar soshum karena sadar ga akan bisa ngerjain soal saintek karena buat dpt nilai kimia 60, fisika 60, dan bio 65 saja sudah seperti keberuntungan

Jujur saat itu bener-bener flat, karena tau kemaren di IPA ga sepenuhnya fell dan passion sebenernya ketinggalan di IPS
Dan orang pertama yang ngasih tau gue (tbtb berubah dari aku➡gue) Adalah Ikhsan Kusumah well dia mayan populer sih di sini hehe terus ini orang yang ngebuat gue nyebrang yang awalnya ambis bgt ke Fapsi berubah jadi mau Fpsi
Btw kesepakatan awal adalah harusnya dia ngasih tau karena gue ikutan challange yang dia tawarin tapi gue bandel hehe hm and see hasilnya failed ini orang yang ga percaya tapi nyemangatin juga buat belajar lagi sampe SBM dan Simak nanti

Menuju Simak dan SBM

Jujur setelah bener-bener lepas dari IPA hidup ini kerasa indahnya, gue yang biasa belajar sama anak ipa karena kelompok belajar di GO mayoritas mereka adalah saintek dan ga minat untuk ipc hiks
Lanjuttt
Pas gue ngerangkum materi di lesehan GO, temen gue nyamperin
"Sof, kamu sbmnya soshum?" Dia nanya,
"Iya dong, kenapa meg?" gue aga sensi sumpah tapi tetep exited sih jawabnya hehe (temen gue ini namanya mega)
"Ga ngerasa sia-sia gitu ipanya selama ini" dia ngomong dengan muka yang aga buat gue emosi
Lo tau rasanya kek di hujam pisau tepat di jantung tau, nyelekit😂

Gue bingung dan cerita ke beberapa temen gue dan mereka menjawab
"ga ada ilmu yang sia-sia"
"Lah kalo sukanya di soshum terusin aja sof"
"Kan ira sukanya soshum ya belajarnya soshum masa saintek"

Sebenernya gue belajar soshum inipun karena berkat ilham dari Septi, hm you know? Pas UN? Dia kek malaikat kimia dan fisika buat gue hehe

Pas Pengumuman SBM

Sebelumnya gue nolak di cekin lagi sama dia, dengan kondisi geogragfis Tumudal Indah yang subahanallah koneksi internetnya membuat puasa semakin barokah akhirnya gue cek, kalo ga salah itu pagi deh.
Tapi gue janji ke Ikhsan, dia orang pertama yang bakalan tau
Perasaan gue pas liat? Bingung banget gue belajar kaya apa ya duh pokoknya pas ngerjain yakin bakalan lolos minimal pilihan tiga deh
Flat, bingung, dan ga tau kudu apa
Fira dan Septi, mereka hampir ga percaya
Sama kaya Ikhsan juga temen-temen gue si Soshum UI - D
Gue jujur nangis, mereka nyemangatin dan bilang "masih ada simak sof, tenang"
Septi lulus di FMIPA ITB doi masuk pilihan dua
Fira lulus di Fisika UPI but dia ga ambil sesuai dengan janjinya, dia juga lebih milih polman karema polman udah masuk duluan

Pas Pengumuman Simak

Kudunya mah 5 hari setelah pengumuman SBM, kampret!!! Dimajuin masa pengumumannya lagi kaget malah dapet chat dari multi chat sama septi dan abang, ikhsan, ilham. well, mereka ngasih tau gue kalo pengumuman dimajuin
Dengan membaca ar rahman dan meminta yang terbaik dimata ALLAH SWT sesuai tips dari septi
Mana hari dimajuin, mampus gue
Pas gue buka, tadaaaaa

FAILED AGAIN

Reaksi gue? YA BINGUNGLAH
Dibanding sama SBM gue lebih yakin sama Simak

Reaksi Ikhsan, dia bingung dan keknya aga sedih gt kenapa gue ga lulus dan gue dikata "lu bener ga sih ngejainnya"

Gue ngedumel di multi chat line gue, Fira, sama Septi, reaksi Fira? "Kita ga tau harus ngomong apa"

Setelah Failed di SBM dan Simak

Gue disuruh daftar UNS dan d4 Unpad, gue selalu minta yang terbaik dan gue malah nunda shalat biar ga lulus dua-duanya. Lalu Dini, ngingetin gue bahwa itu salah. Salah besar malahan, gue yang ngedumel di grup alhamdulillah dapet banyak support beberapa temen gue termasuk dini lebih milih untuk teruskan apa yang seharusnya diteruskan dan gue bingung bukan kepalang.

Tepat pas pengumuman SPMB UNS gue tarik nafas dan apa? Ga lolos, lo tau ga gue ngapain tuh? Biasa aja dan ketawa hehe, Dita heboh nanya gimana cara buka pengumuman dan doi ga lolos juga terus yaaa. . . . Kita bedua ketawa di chat
Nah ini yang aga buat gue stress, Ibu pengen banget gue kuliah di D4 UNPAD dan gue mau banget nemenin Ka Wahid yang ngedumel sampe ngelantur mulu du grup karena capeq harus ospek tiap tahun and then. . . pengumannya? Failed lagi
Gue jujur loh flat tapi ga tau kenapa malah nangis lagi ntah, ga tau mesti apa
Terus gue shalat malem, gue minta kalo emang yang terbaik gue minta di tenangin jujur pas abis pengumuaman ini gue sempet drama queen selama +/- 3 hari.

LIMA KALI GAGAL, JELAS BANGET
GUE SEDIH? BANGET

Gue bernafas lega karena punya sahabat-sahabat yang selalu buat sadar dan lebih dewasa buat nyikapi semua kegagalan.

Arul maba fttm ITB dan hampir semua temen gue nyemangatin untuk ngejer UI di tahun depan, hm maybe i will choose economic or stay in psychology? Biarkan Allah yang menjawab :)

Gue harap untuk kalian udah masuk kuliah mau itu di PTN/PTS impian atau bukan samsek ga kepikiran kuliah di situ? Percayalah ini jalan terbaik yang Allah tunjukin buat kalian dan kuliah yang bener ya buat semua orang bangga dengan prestasi kalian agar bermanfaat untuk banyak orang dan sekitar😊

Saran gue nih, buat yang mau belajar lagi buat kejer impiannya kaya gue dan yang mau kejer impiannya tahun ini anak kelas 12 nih. Banyakin doa dan belajar, yang seimbang. Karena mau lo belajar sekeras apapun tanpa ridha Allah SWT itu sama aja bohong.

Percayalah, kesuksesan buat ditentuin sama almamater yang kamu punya tapi kamu sendiri.
Semoga tulisan ini bisa buat motivasi dan ngebuat kalian greget agar ga gagal di tahun 2017😊

Sabtu, 16 Juli 2016

Berdamai dengan masa lalu

Cinta, yang dulu bisa ngebuat aku tersenyum di layar handphone dan rela nunggu kamu buat ngasih kabar

Tapi, itu dulu udah lama banget

Aku ga pernah bisa nyalahin, kenapa kamu selalu berpikiran negatif

Ya! Semua salahku

Aku yang ga punya waktu untuk kamu, lalu kamu dengan yang lain yang selalu ada buat kamu
Aku yang memilih untuk menjauh saat renggang, lalu kamu dengan dia yang dekat dan jauh lebih baik dari aku

Mungkin dulu ketika ketidak dewasaan aku bicara, hanya ada amarah dan dendam

Aku yang selalu mencari alasan apapun untuk ngechat kamu, bahkan hanya ada jawaban ketus

Its okay, aku terima

Tapi itu dulu, sebelum aku 18 tahun

Mungkin karena

Menganggap kamu yang pertama, segala ku jalani hanya untukmu

Menganggap kamu yang paling memahami aku

Menganggap kamu orang yang pertama yang paling ku kenal

Secercah cahaya di balik kegelapan yang ku kejar, ku kejar karena keterpaksaan, lalu cahaya malah makin menjauh, menganggap gelap akan selalu gelap

Tapi waktu yang mengubah itu

Dulu, rasa benci dan amarah yang membuat aku tak mau menyebutmu, mendengar, ataupun melihat sosok itu

Dulu, ku terima segala kekuranganmu berserta kelebihannya

Tapi, tidak untukmu

Dulu, janjimu "aku ga akan pernah ninggalin kamu" kamu bilang janji anak ingusan yang belum paham tentang cinta dan aku yang terlalu cepar berpikiran dewasa

Kini, kau dengan dia ku terima keadaan ini

Karena, kita bertemu untuk menjadi sahabat dan tak seharusnya dulu terjadi

Tapi, kamu ku rasa tak begitu

Bagimu, gelap tetaplah gelap dan takan terang karenanya sendirinya

Tapi kamu salah, salah besar

Kini gelap itu, dapatkan cahayanya sendiri tanpa lelah untuk di kejar

Kedewasaan merubah segalanya

Semoga kau selalu bahagia dengannya dan jaga ia sampai kau menutup mata

Disini ku sayangi kau sebagai sahabat sampai kapanpun

Untukmu, yang pertama

Rabu, 25 Mei 2016

Hujan

Berawal dari setetes rindu
Lama kelamaan menjadi rintihan rindu
Rindu yang terkumpul menjadi sebuah cinta

Cinta
Begitu kau disapanya
Bahkan indahnya rembulan akan terkalahkan oleh dia
Segala yang buruk akan terlihat baik dimatanya

Tik. . . Tik. . . Tik. . .
Bunyi tetesan rindu
Rindu yang tak seharusnya di rindukan
Rindu itu
Bagai petir yang menyambar sampai ke urat nadi
Sambarannya membuat semua hilang taj berbekas

Satu kesalahan
Yang tak seharusnya ditakdirkan

Mencintaimu

Purnama memang di takdirkan untuk rembulan
Hadirnya ditunggu oleh banyak orang
Sama sepeti kau

Bintang yang menghiasi malam hari
Ia bersinar karena dirinya sendiri
Itulah aku

Aku tanpa mu
Sepeti malam tanpa bintang
Rembulan tanpa adanya cahaya

Hampa
Bagaikan ruangan tak berpenghuni

Tangis
Bagaikan dentuman petir
Yang merusak segalanya
Merusak yang seharusnya tetap utuh

Tawa
Yang tak dapat hadir lagi
Seperti sejarah yang tak mungkin dapat ka ulang

Rabu, 18 Mei 2016

Harap

Diantara penghujung purnama ini
Kutemui yang tak seharusnya kutemui
Yang seharusnya ku buang jauh-jauh
Yang seharusnya ku lupakan sendari purnama pertama saat itu

Tak seharusnya aku seperti ini
Menyesal telah mengenalmu
Mengenal semua tentang mu
Yang seharusnya tak ku kenal
Yang seharusnya ku buang sendari dulu

Tapi itu terlambat
Rasa benci harus merasuk jauh lebih dalam
Lebih dalam dari pada luasnya samudra
Lebih dalam dari rasa benciku padamu

Semua yang ku inginkan ada pada dirimu
Semua yang ku cita-citakan ada pada dirimu

Tapi itu sebelum janji itu
Janji yang tak seharusnya kau ucapkan
Janji yang tak seharusnya ku pinta

Itu dulu
Tapi luka seharusnya sembuh dengan cepat bukan?
Luka tak seharusnya membekas terlalu dalam
Tak seharusnya membekas selama ini

Menyiksa semua malamku
Menyiksa akal dan pikiranku
Menyiksa sukma dan jiwaku

Wahai kau
Kau yang dulu ku mimpikan
Kau yang dulu ku rindukan
Kau yang dulu ku cita-citakan

Maafkan aku yang selalu mengingatmu
Maafkan aku yang selalu memimpikanmu
Maafkan aku yang selalu merindukanmu

Maafkan aku yang harus melupakanmu
Melupakanmu
Dengan cara yang tak pernah ku pikirkan sebelumnya
Ya
Dengan cara membencimu

Maafkan aku yang dulu terlalu bodoh untuk mengejarmu
Maafkan aku yang dulu terlalu bodoh untuk menunggumu
Menunggu jawabmu
Jawab yang seharusnya tak menjadi bahagiaku

Terimakasih untuk kau yang dulu yang selalu ku kenang dan tak tahu sampai kapan akan ku kenang

Rabu, 04 Mei 2016

Lelah

Yap semenjak selesai UN kemaren, 3 hari kemudian gue mutusin untuk sepenuhnya pindah ke Soshum
Walaupun alhamdulillah banget bisa masuk kuota snmptn, tapi ga ngebuat gue leha-leha karena i know pilihan gue itu the best psychology faculty in indonesia
Minggu pertama, sampe masuk minggu ke tiga entah mengapa gue ngerasa tekanan batin nambah
Gue makin sensitif, di singgung dikit marah, dikit-dikit ngeluh etc
Makin males buat ngerangkum materi, padahal gue tau banget minimal kalo mau lolos sbm/simak harus bener tuh soal minimal 75% baru bisa nafas lega

Alhamdulillahnya

Dapet TEMEN SEPERJUANGAN

Dia Septi, entah mengapa waktu awal semester tiga sempet bingung buat masuk bimbel apa dan karena gue ex G* akhirnya milih karena mikir Diskon HEHE

Oke lanjut yaaa. . .

Iseng masuk, dan asal ambil jadwal malah sekelas sama makhluk CI yang satu ini

Dia yang ngajarin gue tentang eksak, gimana caranya nyatai tapi berarti

Sampe akhirnyaaaa

Pas UN



gue bisa Senyum depan Komputer
Bisa ngerjain soal ya walapun ga banyak, seengaknya bisa ngerjain

Tapi










Ga tau kenapa, menjelang pengumuman Nilai UN dan SNMPTN

Rasa males muncul gt aja

Lebih sensi

Gampang marah

Mau rajin lagi

Karena gue tau almamater itu taruhan

Maksudnya gini deh

Di pikiran gue gini, dari sd dapet sekolah yang kudu berdarah-darah dulu baru enak ( alay banget )
Kalo ga bisa dapetin mimpi buat di almamater bakal hancur kaya gimana

Buat tanggal 7 insyaallah siap karena emang dapet 5,5 aja kayanya udah sujud syukur

Tapi tanggal 10?

Ga tau bakal apa

Kalo nanti ga sesuai harapan?
Ya masih ada sbmptn sama simak

Tapi



Gue


GA MAU SBMPTN ataupun SIMAK UI







Semoga di tanggal 7 dan 10 mei 2016 jadi salah satu hal terindah dalam hidup kita semua yaaa aaamin🙏

Senin, 10 Agustus 2015

Saat Baper mendera

Hampir dua tahun fakum dari akun ini dan akhirnya aku mutusin untuk ngepost lagi hehe

Setelah sekian lama ga ngerasain perasaan yang sama kaya gini lagi, tiba-tiba nemuin seseorang yang pas banget di hati tapi karena sesuatu hal aku putusin untuk stop tapi hati ga pernah berhenti buat stuck di dia

Dan akhirnyaaa
Baper. . .

Selamat membacaaaa!!!!!😄

Seharusnya aku yang udah kelas 12 ya ga baper, tapiii aku akan ngebahas tentang baper hitung-hitung buat hilangin baper

Jadi gini
Baper itu hm adalah istilah yang lagi hits di kalangan remaja tentunya nama lain dari galau sih sebenernya alias Baper adalah BAWA PERASAAN
Biasanya sih nyerang perempuan karena perempuan biasanya lebih perasa tapi bukan berati laki-laki ga bisa baper ya guys bisa ko semua bisa baper ga liat mau dia perempuan atau laki-laki😄

Eitsss tapi baper ga cuman ke lawan jenis tapi bisa juga karena kita kangen sama sahabat atau sodara sampe akhirnya ga semangat atau ngeliat nilai yang ga sesuai dengan yang kita mau ujungnya ngelalui hari jadi males-malesan

Tapi kebanyakan dari kita nganggep baper itu identik karena lawan jenis entah itu doi, gebetan, bahkan pacar

Masalahnya sih rata-rata sepele yaaa

Baper karena gebetan atau calon gebetan gitu :
1. Dia ga bales chat kamu atau sengaja cuman ngeread aja.
Walaupun kamu ngerasa dengan ngeread itu ngehargain tapi di pihak dia kamu udah buat baper😂
2. Terlalu perhatian
Nih terutama buat mblo wwkwk yang tbtb dapet perhatian gitu dari someone ngebuat kamu jadi baper
3. Kangen!!!
Kangen di chat duluan etc itu biasanya ngebuat baper
4. Kamu yang CUEK
Doi udah ngebaikin kamu tiba-tiba kamu cuek nah itu ngebuat dia baper noh

Cukup disini aja yaaa
Untuk episode taken tapi baper untuk tulisan selanjutnya
Sampai ketemu lagiii, terimakasih udah nyempetin postingan yang gak penting ini hehe
Wasalamualaikum, saya soffy sebagai creatos undur diri 😊

Senin, 02 Desember 2013

Writing again. . . .

Nulis itu sebagian dari nafas kehidupan gue
Gue ngerasa setiap gue boring kata tiap kata yang gue tulis, sedikit buat gue tenang
Entah itu nulis buat ngerjain tugas ataupun buat puitis, yang biasa aja nangkring diblog

Udah lama banget gue ga nulis, semenjak un baru sekarang gue nulis lagi.
Banyak banget hal yang mau gue tulis tapi waktu itu singkat banget 1minggu aja sekarang berasa 1jam, makannya gue selaluberusaha buat ngebuat orang-orang disekitar gue bahagia, gue ga akan pernah ngebiarin ada yang  sakit, kalo bisa gue aja yang ngerasain itu semua, dan gue rasa itu semua membuat hidup kita lebih indah.

Indah menurut gue adalah disaat orang disekitar saya bisa bahagia, entah karena meraka tersenyum, ataupun menanggis bahagia. Gue akan pernah rela ngeliat orang-orang disekitar gue sedih, gue selalu berusaha untuk bisa kuat walaupun sebenernya gue itu rapuh. Tapi enggaknya dengan gitu gue jadi jarang ngeluh karena motivasi gue itu adalah senyuman dari orang-orang yang gue sayangin

Cukup aku, kamu dan tuhan yang tau

Cinta itu putih, ya putih bersih dan suci. Ya yang namanya cinta ga akan pernah bisa timbul karena paksaan, walaupun dia pergi gitu aja, dan yang lebih baik dateng dan ngisi hari-hari itu ga akan pernah sama. 

Cinta itu timbul bukan karena paksaan, cinta bakal hadir saat tuhan menakdirkan kita saling mencintai namun kita saling menjauhi? Mungkin tuhan punya maksud lain buat kita, aku ga akan pernah tau itu kapan, tapi dengan yakin aku tetep mencintai kamu ya mungkin sampe selamanya sampe tuhan mempersatukan kita lagi dan sampe aku menutup mata. Walaupun bukan kamu yang membuat hari-hariku indah tapi cukup hanya aku sendiri yang tau, cukup antara aku kamu dan tuhan yang tau dan aku yakin suatu saat kita bakal bersama, semoga amien

Rabu, 19 Juni 2013

Shalat Istiharoh yang kayanya terlambat huft

Gue mulai dari pembagian nem tanggal 1juni yang dramatis banget, sampe gue nangis yang bener-bener nangis, dan begitu nyampe rumah gue tau nem gue aga mendingan ya malu sih cuman nyesel karena usaha gue selama ini ko cuman segini?

Kaya apa ya kaya sebuah penyeselan dibalik. . Sebuah penyesalan yang gue lakuin, dateng ke GO tiap hari entah elesnya mah cuman sejam tapi tst dari makan siang sampe kadang jam8 malem aku baru pulang cuman ya cuman ga bisa dirubah, ibunya terus nyuporrt supaya aki terus optimis

Sampe akhirnya. . . Akhirnya. . .
Pilihan ko jadi berubah ya? Iya berubah! Wah bener? Aneh kan gue? Huft, awalnya ada gosip pake tes lah nem aja lah. Dan lo tau fixnya apa? Nem juga kan? Elah -_-
Galau lagi kan? Awalnya mau SMAN6, sempet kepincut temen-temen yang pada ke SMAN2 apa lagi si Ilmam bisa aja ngerayu gue masuk situ maksa-maksa dan ya biasa orang kalo kaya jualan obat gimana lo tau kan? Kalem! Awalnya bisa berpindah haluan ke SMANDA gara-gara temen gue yang satu itu, cuman disaat gue mikir datanglah WA dari Sahabat Cewe gue si Awof dan hp gue berbunyi "tring"
Farah : " sof jadi masuk sma mana?
Gue : " kayanya smanam deh fir, kamu?"
Farah : " ga tau soff, aku tuh bilang ke orang-orang mau smanda cuman ya gitu hati aku maunya ke smansa sof"
Gue : " aku juga sama, bilang ke orang-orang mau ke smanam tp hati asa pengen juga smanam eh"
Farah :  "yaudh shalat istiharoh aja"
Gue : "maunya gitu far, ya makannya malem insyallah, bareng tah?"
Farah : " yaudh sip sop"
Lagi WAan sama farah tbtb dateng noh balesan mentions dari @RahayuNurul ini salah satu sahabat gue yang unik susah buat dikorek eh salah dicari
@RahayuNurul
- kayanya 3 sof, kamu 2 ya gudlack deh :')
@sopisoffy
- bukannya smanda yu? Ga tau yu, aku juga masih binggung :')
*sebenernya pas gue nulis ini aga syok smanta kan diperum ya? Rumah ayu di sumber? Bukannya jauh? -_-
@RahayuNurul
- aku mah nuruh kata mamah aja :') tapi mau juga ke smanda :')
@sopisoffy
- yaudh shalat istiharoh aja ya nnti malem biar ga galau :')
@RahayuNurul
- Iya sof, ayu juga niatnya gitu biar ga nyesel ujungnya :')
@sopisoffy
- Yaudh mau jam brp?
@RahayuNurul
- Jam3 aja sof, nnti ayu sms
@sopisoffy
- Bangunin ya yu soalnya takut ga bangun hehe
*sampe akhirnya tau apa? GA JADI SHALAT ISTIHAROH

Sorean tbtb dapet mentions, notif bunyi dan ternyata.  . . Ternyata. . .
@RahayuNurul
- sof ayunya halangan, jadi ga shalat
*nyesss
WA farah juga akhirnya ga shalat

Sampai akhirnya.  . .
A
K
H
I
R
N
Y
A
A
A
A
A

Baru shalat istiharoh malem ini terharu luar biasa memang, semoga jawabannya allah berikan sebelum tanggal 24 amien :)

Minggu, 05 Mei 2013

Kalo dewasa sekarang, bakal kehilangan masa remaja indah kamu? GAK!

Pasti banyak hal yang bakal kamu pikirin buat kedepannya, tapi itu cuman buat mereka yang udah merasa dewasa. Dewasa itu kalo gue definisiin dimana saat lo berfikir apa yang akan terjadi atas perbuatan lo sekarang, tau mana yang bener sama yang salah, ngerencanain yang bener-bener mateng apa yang bakal lo lakuin dalam beberapa waktu kedepan, tapi dewasa lebib dari itu! Dewasa itu dimana lo menyikapi segala masalah atau persoalan yang lo adepin dengan optimis, positif, dan mencari yang terbaik.
Tapi yang aga bermasalah ya pasti. .
1. Kalo gue berfikiran dewasa pasti bakal disangka tua?
2. Gue pasti di anggep ngesok
3. Gue bakal kehilangan temen-temen, pergaulan dan lain lain
Padahal semua salah! Why?
Soalnya, dengan lo dewasa sekarang lo bakal lebih siap ngadepin masa depan yang pastinya keras
Ga ada kata "gue ga bisa?" ga ada tuh ga ada! Yang ada adalah "gue mampu! Gue bisa!" nah itu karena lo bakal selalu berfikir positif dan pastinya optimis kan?
Yang lainnya, kalo kita berada di lingkungan yang ga baik misalnya temen-temen lu perokok, suka minuman-minuman yang ga dibolehin agama, dan narkotika, dengan lo berfikiran dewasa lo ga baka terjerat ke dalam pergaulan yang ga bener itu, sekalipun lo berada di lingkungan tersebut. Karena apa? Otak lu bakal berfikir bahwa dampak-dampak itu bakal ngerusak bukan cuman lo sendiri tapi orang tua juga, bahkan agama dan bangsa lo sendiri.

Oh iya ini polemik klimaksnya ya, gue saranin saat lo dewasa pada saat remaja, gue yakin lo bakal lebih bahagia dalam menyikapi hidup apapun masalahannya, walaupun awal-awalnya bakal aga ga terbiasa tapikan "Segala sesuatunya harus dipaksakan, sampai akhirnya menjadi baik" itu kata-kata dari bu yetti, yaps kata-kata itu bener banget saat awalnya lo maksain buat dari dewasa sorry bukan penampilan ya tapi cara lo berfikir dan memandang, pasti awalnya bakal
"kayanya gue aneh"
"gue ko beda"
Itu awalnya tapi seakan berjalannya waktu lo bakal bisa metik manfaatnya, bukan cuman satu tapi ga terhingga. So? Ga takutkan jadi dewasa di masa remaja! ;)

Rabu, 01 Mei 2013

#SpesialMalamKamis Mengapa perbedaan membuat kita jauh? Baca deh!

Yaps, topik ya mau gua bahas malem ini ya perbedaan. Saya heran Indonesia kan dulu mendapatkan kemerdekaan itu ga semudah ngebalik jemuran gitu ajakan? Mereka dari ribuan suku bersatu menjadi satu kesatuan yang dinamakan indonesia, gak kenal ya yang sama :
Kita kan beda agama?
Kita kan beda suku?
Kita kan beda daerah?
Lo hitam tapi gua putih?
Lo sipit tapi gua ga?
Ya terus sampe kapan lu mau ngomongin terus gitu segala perbedaan, lalu mendebatkannya yaelah lagian kita kan berbeda-beda tapi ya tetap satu kesatuan kaya semboyannya Ki Hajar Dewantara "berbeda-beda namun tetap satu jua" nah sebenernya mah tinggal kita aja kan yang nerusin? Ga perlu tuh lu susah payahnya berjuang perang ya atau semacamnya. Tinggal lu aja menghargai satu PERBEDAAN, karena dengan menghargai perbedaan kita bisa mengenal dan mengetahui, selain itu "...Walaupun berbeda tetap satu jua" yang artinya walau kita berbeda semua, kita harus menjadi satu yaitu Indonesia, karena apa? Indonesia yang kita cintai tidak akan untuh jika generasi muda seperti kita ini tidak bisa bersatu, hanya mengandalkan emosi belaka, egoistisme, & hanya mau menang sendiri itulah yang akan membuat hancur bangsa ini. Oleh karena ini mari mulai dari menghargai perbedaan yang ada dihidup kita, agar kita dapat bersatu padu, untuk menjadikan Indonesia yang jauh lebih baik dari pada detik ini ok! ;;)

Psikologi? I love it!

Psikologi, ilmu yang baru saya kenali 2tahun yang lalu. Tapi dengan beranjaknya waktu saya sangat menyukai itu, karena jika saya menerapkan ilmu itu di teman-teman saya. Secara tidak langsung saya membantu mereka keluar dari masalah mereka, yups psikolog remaja begitu mereka memanggil saya
Dengan kelebihan yang saya punya, saya berusaha memanfaatkan dengan sebaik mungkin, karena saya berfikir jika saya mulai belajar menjadi psikolog, insyaallah dikemudian hari jika saya di izinkan oleh ALLAH SWT saya ingin S2 di inggris dengan jurusan Psikologi, tentunya saat saya pulang ke indonesia saya bisa memberikan ilmu saya pada yang membutuhkan, mengajarkan, dan menerapkan kepada pasien-pasien saya. Karena saya berfikir, manusia di daratan eropa lebih berfarasi, dibandingkan dengan indonesia makannya saya punya impian agar saya dapat memperlajari karakteristik orang-orang disana, dan ketika kembali ke indonesia saya bisa menerapkannya dengan baik.
Semoga saya bisa mendapatkan beasiswa psikologi suatu saat nanti ke ingris amien ya robbalamien ;)

Kita saling menyayangi, tapi luka yang menghambat kita

Luka
Luka yang pernah kau tepaskan di dada ini
Tampa kau sadari
Sakitnya melebihi
Rasa sepeninggal ayah dahulu

Jika kamu tau?
Apa kamu bisa bertahan dalam posisiku?
Tertahan di satu tembok, dengan tagisan yang harus aku balut dengan
Tawa
Dan kebahagian
Yang aku buat sendiri
Aku, rasa
Tidak

Tapi kini, kamu datang
Datang membawa luka lama
Yang menylitkan aku
Untuk menerima kamu kembali
Luka ini belum sembuh betul
Bahkan baru 1 dari sepuluh serpihan yang ada
Aku harap
Kau bersabar
Karena cinta itu masih
Tersimpan, untuk kamu seorang
Yaitu
Kamu

Aku harap kamu mengerti, karena luka ini sulit sembuh

Banyak hal yang tidak terduga tidak dapat diperkirakan
Dulu aku terlalu berfikiran positif tentang kamu, tapi kamu menghancurkannya dengan dia, kamu kini kembali kembawa cinta yang dulu pernah ada. Namun sadarkah kamu jika gelas yang sudah dipecahkan/diremukan jika digabung itu tetap saja akan ada retakan walaupun sudah disatukan dengan lem terbaik sekalipun tidak akan bisa menyatu seperti kembali lagi, ya aku harap kamu mengerti. Selesai~